Macam-macam Pola Dalam Mengasuh Anak

0
59

Halo Parents, sebagai orangtua tentunya tidak akan lepas dari yang namanya anak. Ya, anak merupakan buah hati yang setiap orangtua dimanapun pasti sangat menyayangi dan mencintainya.
Selain itu, semua orangtua pasti menginginkan anaknya untuk tumbuh dan menjadi anak yang sesuai dengan harapan mereka.

Namun tahukah parents, setiap orangtua memiliki perbedaan cara dalam mendidik atau mengasuh anak mereka. Dan berikut ini adalah beberapa pola asuh orangtua dalam mengasuh dan mendidik anak , diantaranya:

1. Pola Asuh Otoriter (parent oriented)

Pengertian pola asuh otoriter yaitu orangtua menekankan segala aturan yang harus ditaati oleh sang anak. Anak harus menurut dan tidak boleh membantah terhadap apapun yang diperintahkan oleh orangtua. Dalam hal ini anak seolah-olah “robot” yang dikendalikan oleh orangtua, sehingga menyebabkan anak menjadi kurang inisiatif, merasa takut, tidak percaya diri, memiliki rasa cemas yang berlebihan, rendah diri, merasa minder dalam pergaulan, namun disisi lain anak bisa memberontak, nakal, atau bahkan melarikan diri dari kenyataan, misalnya saja dengan menggunakan narkoba. Selain itu, anak yang diasuh dengan pola asuh ini cenderung akan menjadi disiplin yakni akan mentaati peraturan, walaupun sebenarnya hanya untuk menyenangkan orangtua atau dapat dikatakan suatu bentuk kedisiplinan dan kepatuhan yang semu. Dan di belakang orang tua, bisa jadi anak akan menunjukkan perilaku yang berbeda.

2. Pola Asuh Permisif (children centered)

Pengertian pola asuh permisif yakni menerapkan segala aturan dan ketetapan keluarga di tangan anak. Orangtua akan menuruti segala kemauan dari sang anak. Akibatnya anak akan cenderung bertindak semena-mena, tanpa pengawasan orangtua. Ia bebas melakukan apa saja yang diinginkannya. Dari sisi negatif, anak akan kurang disiplin dengan aturan-aturan sosial yang berlaku. Namun bila anak tersebut mampu menggunakan kebebasan itu secara bertanggung jawab , maka dia akan menjadi seorang anak yang mandiri, kreatif, inisiatif dan juga mampu mewujudkan aktualisasinya.

3. Pola Asuh Demokratis

Pengertian dari pola asuh demokratis yaitu kedudukan antara orangtua dan anak sejajar. Anak diberi kebebasan yang bertanggung jawab, artinya apa yang dilakukan oleh anak tetap harus dibawah pengawasan dari orangtua dan dapat dipertanggung jawabkan secara moral. Orangtua dan anak tidak dapat berbuat semena-mena. Anak diberi kepercayaan dan dilatih untuk mempertanggung jawabkan segala tindakannya.

Akibat positif dari pola asuh ini, anak akan menjadi seorang individu yang mampu mempercayai orang lain, bertanggung jawab terhadap segala tindakan-tindakannya, tidak munafik, jujur. Namun akibat negatifnya, anak akan cenderung merongrong kewibawaan otoritas dari orangtua, kalau segala sesuatu harus dipertimbangkan anak dan orangtua.

baca juga 5 hal yang harus diperhatikan orangtua dalam mengurus anak

Semoga artikel ini dapat bermanfaat