Macam-macam Perbuatan Zina dan Hukumnya Dalam Islam

0
69

Macam-macam Perbuatan Zina dan Hukumnya Dalam Islam

Pengertian zina

Secara umum pengertian zina adalah melakukan hubungan kelamin atau hubungan suami isteri antara laki-laki dan perempuan tanpa adanya ikatan perkawinan yang sah baik menurut syari’at agama  atau negara dan tanpa adanya unsur paksaaan atau dilakukan secara sadar.

Lalu perbuatan-perbuatan apa sajakah yang masuk kedalam daftar macam-macam zina?

Mari kita ulas semuanya disini,

Sebuah hadits dari Abu Hurairah R.A mengatakan bahwa Rasullullah SAW telah bersabda yang artinya:

“Kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu(bisa) melakukan zina, kedua kaki itu(bisa) melakukan zina. Dan kesemuanya itu akan dibenarkan atau diingkari oleh alat kelamin.” (Hadits sahih diriwatkan oleh Imam Bukhari dan Ibnu Muslim dari Ibnu Abbas dan Abu Hurairah)

Pengertian dari bunyi hadits diatas adalah seperti berikut,

“Setiap bani Adam mempunyai bagian dari zina, maka kedua matapun berzina,dan zinanya adalah melalui penglihatan, dan kedua tangan berzina, zinanya adalah dengan menyentuh. Kedua kaki berzina, zinanya adalah dengan melangkah menuju perzinahan. Mulut berzina, zinanya adalah dengan mencium. hati berzina yaitu dengan keinginan dan berangan-angan (berkhayal/membayangkannya/berhalusinasi). Dan kemaluannya lah yang membenarkannya.” (Hadits riwayat Bukhari)

Dan berikut ini akan adalah macam-macam zina, hukum zina serta hukuman bagi para pelaku zina tersebut.

1. Zina Al-Laman
Pengertian zina Al-Laman yaitu zina yang pada umumnya dilakukan mengunakan panca indera, diantaranya yaitu :

  • Zina mata adalah zina ketika seseorang memandang lawan jenis (bukan suami/isteri) nya dengan perasaan senang dan bahagia.
  • Zina ucapan adalah zina ketika membicarakan lawan jenis (bukan muhrimnya) dan diikuti dengan perasaan hasrat/senang.
  • Zina hati adalah zina ketika memikirkan atau mengkhayalkan/membayangkan lawan jenis (bukan muhrimnya) dengan perasaan senang dan bahagia.
  • Zina luar adalah zina yang diperbuat antara lawan jenis (laki-laki dan perempuan) yang bukan muhrim dengan melibatkan alat kelamin.
  • Zina tangan adalah zina ketika tangan dengan sengaja memegang bagian tubuh dari lawan jenis kemudian diikuti dengan perasaan senang terhadapnya.

2. Zina Muhsan
Pengertian Zina Muhsan yaitu zina yang dilakukan oleh orang yang telah berumah tangga (menikah) atau telah memiliki suami atau istri yang sah.

3. Zina Gairu Muhsan
Pengertian Zina ghairu muhsan yaitu zina yang dilakukan oleh orang yang belum pernah menikah (belum berumah tangga).

Kalau dulu ada yang bilang menikahlah kamu agar terhindar dari perbuatan zina, namun untuk zaman sekarang ini mungkin sudah tidak lagi berlaku karena pelaku zina zaman sekarang justru kebanyakan malah orang yang sudah menikah atau berumah tangga. Itu adalah salah satu bukti kesuksesan setan dan iblis dalam melancarkan misinya menghancurkan akhlak dan keimanan manusia untuk dijadikan budak dan pengikutnya kelak di di akhir zaman.

Lalu apa saja hukuman untuk para pelaku zina?

Perbuatan zina sangatlah diharamkan dan termasuk dalam perbuatan dosa besar menurut islam. Bahkan Allah SWT pun telah mengingatkan umat Islam di dalam QS. Al-Furqan 68-69, Allah SWT berfirman:

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًا
يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا

Artinya: “Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya)(68), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina (69).”

Dan berikut ini adalah hukuman untuk para pelaku zina menurut agama Islam :

  • Apabila pelaku zina tersebut sudah menikah dan melakukannya secara sukarela (tidak ada paksaan atau tidak diperk*sa), maka hukumannya mereka harus dicambuk 100 kali kemudian dirajam (dilempari batu hingga mati).
  • Dan jika pelaku zina tersebut belum menikah, maka hukuman mereka adalah dicambuk 100 kali dan kemudian diasingkan selama satu tahun.

Ada sebuah kisah tentang perbuatan zina yang diriwayatkan dalam hadist dan surah berikut ini:
Dikisahkan “Ada seorang laki-laki yang datang kepada Rasulullah S.A.W. Ketika beliau sedang berada di dalam masjid. Laki-laki itu kemudian memanggil-manggil Rasulullah seraya mengatakan, “Hai Rasulullah aku telah berbuat zina, tetapi aku menyesal.” Ucapan itu diulanginya lagi sampai empat kali. Setelah Rasulullah mendengar pernyataan yang sudah empat kali diulangi tersebut, lalu beliau pun memanggilnya, sambil berkata, “Apakah engkau ini gila?” “Tidak.”, Tidak jawaban laki-laki itu. Kemudian Nabi bertanya lagi, “Adakah engkau ini orang yang muhsan?” “Ya.”, jawab laki-laki itu. Kemudian, Rasulullah pun bersabda lagi, “Bawalah laki-laki ini dan langsung rajam oleh kamu sekalian.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

Dari kisah diatas kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran bahwa perbuatan zina adalah perbuatan yang sangat dibenci Allah SWT sehingga Rasulullah pun sampai menyuruh kepada umat muslim agar pelaku zina tersebut di rajam.

Sebagai umat Islam marilah kita selalu ingat akan tanda dahsyatnya hari kiamat agar kita dapat lebih berpikir seribu kali lagi sebelum melakukan perbuatan yang tidak sejalan dengan tuntunan dan ajaran agama Islam agar kita mendapatkan pertolongan dari Allah SWT kelak di hari pembalasan.

Semoga bermanfaat untuk kita semua

sumber : Wajib baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here